EXO The Lost Planet In Jakarta

Aaaa, 6 september 2014 itu adalah hari yg membuat gue tersenyum kayak orang idiot.
Sebelumnya gue emang punya rencana buat nonton konser berhubung gue lagi di Jakarta dan sebelum konser juga hari raya idul fitri. Ya lumayan lah uangnya bisa nambah buat nonton.
Dari awal gue udah janji bareng sama sepupu gue yg masih umur 14 tahun alhamdulillah juga sepupu gue itu juga ngefans exo. Seminggu sebelum konser, kita udah konitmen buat nonton dan kita udah nentuin harga berapa yg bakal kita ambil. Itu udah online buat lihat yg masih kosong apa aja, gue sama sepupu gue syok. Yaiya harga yg udah kita incer udah sold out! Gue udah galau aja, sepupu gue kan masih dibawah umur jadi anaknya suka labil gitu, ee tiba-tiba pas udah lihat harga inceran kita udah sold out dia bilang gini “kak gak jadi aja ya. Masa iya tinggal yg belakang. Gue ga bisa lihat chan chan oppa” (chan chan itu nama kesayangan sepupu gue buat chanyeol .-.) “Lha gimana dong, gue udah ada duitnya mumpung gue ada di Jakarta dek”
Sepupu gue masih bingung mau ambil apa nggak. “Ya gue ga bakal jalan kalau lo nggak ikut dek. Gue mana tau jalan” gue udah ambil keputusan kalau ga bakal nonton kalau sepupu gue ga nonton, gue juga ga nonton. “Yaudah kak, kita ga usah nontong ya” gue hanya nganggukin kepala. Ya berat juga ngambil keputusan buat ga nonton, kapan lagi bisa nonton 12, eh 11 alien gue didepan muka dan di negara sendiri. Terus kakak gue masuk ke kamar “gimana udah dapet tiket?”
“Tiketnya habis tan, jadi kita ga nonton” jawab sepupu gue.
“Nonton aja. Dapet yg belakabg juga gapapa”
“Nggak ah, nonton dibelakang dapet apa?”
Kakak gue hanya senyum mandangin gue. Aah, emang nonton konser ini uang gue ditambahin sama kakak gue, jadi gue bakal balikin uang kakak gue T.T
Sehari sebelum konser, pas malem sepupu gue telpon lagi. “Kak benerkan kita ga bakal nonton?”
“Iya dek, gue masa berani kesana sendiri”
“Yaudah. Bener nih ya?” Tanya adek sepupu gue sekali lagi.
“Iya”
Gue bilang iya tapi gue pingin banget jalan. Yaudah habis nerima telpon gue udah siap-siap mau tidur.
Tidur cantik gue terganggu dengan tangan yg menggoncang-goncang badan gue. “Kakkk bangun. Ayo kita nonton konser”
“Bener nih?” Tanya gue yg langsung bangun
“Iya. Cepet mandi”
Mata gue langsung melek pas denger dia nyuruh mandi. Gue mandi dengan waktu yg paling singkat. Pas gue udah keluar dari kamar mandi sepupu gue masih masukin barang ke tas.
“Lo bawa apa aja dek?”
“Bawa jas hujan. Nanti kakak bawa payung ya.”
“Buat apa?”
“Gue baca prediksi cuaca nanti bakal hujan”
“Ok” gue langsung bongkar lemari buat ambil tas. Bawa perlengkapan tapi yg paling penting sih duit dan minum. Pas keluar kamar ada kakak gue yg nyiapin sarapan dan bekel buat kita. Pas kita jalan dari rumah itu jam 03:30 langsung aja suami kakak gue ngebut, mumpung jalannya sepi. Gue diantar sama kakak gue juga. Perjalanan kurang lebih 45 menit dan akhirnya gue nyampek juga.
“Hati-hati ya” pesen kakak gue
“Nanti kalau pulang peni telpon ya” suami kakak gue “nitip adek ya”
Setelah itu disekeliling udah banyak yang antri. Gue sama sepupu gue duduk dibelakang segerombolan cewek kita pun sempet kenalan tapi lupa siapa aja namanya. Pas udah jam 6 udah mulai jalan maju antriannya. Sepupu gue pergi buat beli tiket yg dijual ditempat dan gue nunggui tempat sambil kaki sedikit ngankang hahaha. Pas udah balik dari beli tiket gue baru inget bahwa gue ga punya lightstick “dek gue ga punya lightstick”
“Tenang aja kak, gue ada dua” ini nih yg gue suka dari sepupu gue. Dia tuh udah terencana semua. Ya sempet ada stafnya exo yg lewat, tuh namanya Runtaku yg punya ig lo. Ya baru liat stafnya aja gue teriak apalagi exo. Untung gue udah disiapin madu sama kakak gue.
Sekitar jam 12 gerbang udah mulai dibuka dan kita yg nonton udah mulai dipisah sesuai tiket.
Sepupu gue yg gesit langsung aja lari milih tempat ya meski ga dapet yg depan tapi lumayan ga belakang banget.
Pas udah mulai, dibuka dengan haka om my itu rasanya gue ga bisa denger suara gue sendiri.
Sepupu gue jerit-jerit namanya chanyeol dan gue sendiri jerit-jerit namanya D.O.
Tapi gue kecewa banget sama exo. Kenapa? Soalnya mereka pada lemes semua gak kayak pas lihat fancam konser di negara lain. Pas itu juga hujan, gue berterima kasih banget sama sepupu gue yg udah bawain jas hujan dan nyuruh gue bawa payung. Meskipun masih basah tapi ya ga sebasah yg lainnya. Disitu juga ada member yg jatuh karena panggungnya licin.
Ya meskipun gue gak terlalu puas nonton mereka dari jarak yg jauh dan mereka yg ga bersemangat (yg bersemangat tuh Luhan oppa sama Xiumin oppa, gatau kenapq seneng banget lihat mereka)  tapi gue seneng banget udah lihat mereka, yg terpenting udah lihat Luhan oppa untuk yg pertama dan terakhir T.T
Malam itu gue seneng banget meskipun ga sempet foto apa-apa dan tiket yg jadi gelang ditangan hilang T.T gue sampek rumah mungkin ja 12 malem dan semaleman itu gue ga bisa tidur. Rasanya kayak mimpi.
Thanks for sepupu gue, kakak gue dan suaminya yg mau nganter dan jemput kita.
Gue harap ExoluXion, gue bisa nonton lagi dan ga minjem lightstcik sepupu gue *g*

One Fine Day

Terima kasih untuk Jung Yong Hwa untuk lagunya yg baper ini. Saya meminjam judul lagu dan alur cerita dari lagu itu sedikit saya ubah *.*
Note: untuk flashback saya pakai Jongin bukan Kai

Happy reading

image

Warning GS (Gender switch) khusua untuk Do Kyungsoo, Byun Baekhyun dan Kim Minseok

Main Cast :
Kim Jongin
Do Kyungsoo
Supourt Cast :
Kim Jongdae
Kim Minseok
Kim Joonmyeon
Park Chanyeol
Byun Baekhyun
Oh Sehun

Summary: Kim jongin yg saat ini telah menjadi seorang bintang mencoba kembali untuk mencari seorang gadis yg dia tinggalkan demi menggapai impiannya.

Kai atau nama aslinya Kim Jong In, aktor sekaligus penyanyi yang diumur dua puluh lima tahun ini mendapat perhatian semua orang. Sejak pertama kali dia debut saat berumur sembilan belas tahun, penampilannya selalu mencuri perhatian banyak orang.
Hari ini kai sedang syuting video klip mini albumnya yang kedua berjudul One Fine Day. Sebuah lagu bernuansa sedih ini ia ciptakan sendiri. Semua orang penasaran dengan lagunya, banyak berita yg memberitakan bahwa lagu itu adalah pengalaman Kai. Ya, itu semua benar. Lagu itu tercipta karena pengalamannya. Dia yg meninggalkan gadis itu untuk posisinya saat ini, bahkan saat kai telah meraih impiannya gadis itu tetap ada dan selalu berada dihati dan pikiran kai. Setelah enam tahun berpisah, Kai tidak pernah melupakan gadis itu. Kai berharap setelah lagu ini rilis dan gadis itu mendengarkan lagunya, gadis itu akan tau bahwa perasaan Kai kepada gadis itu tidak berubah sedikitpun.
“Kenapa harus di Ilsan?” Tanya Gook -manajernya-
“Hyung tau kalau aku pernah tinggal di ilsan” jawab Kai
“Itu bukan alasan kai. Aku tau kau berharap bertemu dengan dia”
“Hyung, kau selalu pengertian kepada ku”
“Benar, siapa namanya? Kyungsung? Kyungjin? Kyung? Kyung siapa?”
Sambil mamandang pemandangan ilsan lewat kaca mobil, Kai menjawab “Do Kyung Soo. Namanya Kyungsoo”
Setelah itu tidak ada percakapan diantara mereka. Kai sedang mengingat kembali memorinya saat bersama-sama dengan kyungsoo.

Flashback
Udara pagi di kota Ilsan memang masih bagus, belum banyak kendaraan bermesin yang mencemari kota ini.
“Jongin, ayah harap kamu bisa tinggal disini” ucap ayah Jongin yg saat ini tengah menyetir.
“Tapi kenapa aku harus pindah ke ilsan?”
“Ayah tau kalau kamu diam-diam mengikuti audisi dan kamu diterima sebagai traine. Ayah, tidak ingin nilai mu semakin menurun” jelas ayah jongin “hanya sampai kamu lulus,  setelah itu kamu berhak untuk menentukan pilihanmu” lanjut ayah jongin.
“Jongin, fighting!” Ucap ibunya dengan kedua telapak tangannya yang mengepal.
Jongin hanya tersenyum melihat ibunya “baiklah, Jongin akan tinggal disini. Tapi hanya sampai jongin lulus dan ayah juga harus menepati janji ayah” ucap jongin final.
Flashback off

“Iya ibu” jawab Kai
“Apa sudah sampai? Kau akan menginap di rumah bibi mu kan?” Tanya ibu Kai
“Sebentar lagi kami sampai, tapi jika kami semua menginap dirumah bibi pasti tidak akan muat. Ibu ingak kan berapa banyak kru yg ikut?”
“Aa, ibu lupa. Mampirlah ke rumah bibi dan paman ya jongin”
“Iya”
“Pergilah, temui Kyungsoo”
“Aku tidak janji ibu”
“Baiklah, hati-hati”
Setelah mengakhiri percakapan dengan ibunya, Kai menyandarkan kepalanya pada bantalan kursi. Mendengar ibunya menyebut nama Kyungsoo membuat Kai semakin sadar bahwa sebentar lagi dia akan berada di kota kelahiran Kyungsoo. Dan jantung Kai semakin berdetak kencang. “Apa aku bisa bertemu dengan Kyungsoo” tanya Kai pada dirinya sendiri.

Flasback
Dua minggu sudah Jongin berada di ilsan. Jongin sudah mendapat teman. Ada Kim Jongdae kakak sepupu jongin lalu Byun Baekhyun teman sekelas Jongdae hyung lalu ada Kim Minseok teman Baekhyun, Park Chanyeol, Oh Sehun yang memiliki umur yg sama dengan Jongin dan terakhir adalah Do Kyungsoo.
Sejak pertama kali bertemu perhatian Jongin memang tertuju kepada Kyungsoo. Gadis bermata bulat, pendiam dan unik. Unik menurut jongin. Selama dua minggu ini Kyungsoo lah yang belum sepenuhnya akrab dengan Jongin. Gadis seperti ini yang selalu menyita perhatian jongin.
“Ya Kyungsoo” panggil Jongin.
“Ya Kim Jongin, panggilah aku noona seperti kau manggil minseok eonni dan baekhyun eonni” Kyungsoo sedikit mempercepat jalannya, tapi jongin dengan mudahnya berhasil sejajar dengan Kyungsoo.
“Untuk apa aku memanggilmu noona?” Tanya Jongin sambil terus memandang Kyungsoo.
“Aku lebih tua darimu satu tahun” jawab Kyungsoo sambil mencoba mempercepat langkahnya.
“Untuk apa, kita hanya berbeda satu tahu. Lagi pula hari ulang tahun kita hanya berbeda dua hari, jadi aku anggap kita seumur”
“Terserah” ucap Kyungsoo mengakhiri percakapan diantara mereka.